expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Rabu, 17 Oktober 2012

Sarah Sakina Jannati



          Sarah Sakina Jannati, sebuah anugrah dapat menemui dirimu, Maha Besar Allah yang telah mempertemukan diriku kepada dirimu. Pertama aku menemui dirimu disaat kau tiba-tiba muncul tepat didepanku dengan gaya khas dirimu saat itu, ketika aku melihat dirimu berdansa di depan diriku tepat di depan mataku dan menghadap diriku, wow its amazing, I saw ur face and ur body, yang membuat diriku  merasa sangat berbeda, aku merasa jatuh cinta kepada dirimu atau orang bilang fall in love in first sight ; jatuh cinta pada pandangan pertama. Saat itu kebetulan pada saat itu aku baru-baru ditolak oleh salah satu wanita yang aku suka di kelas. Semula hatiku baru saja layu namun setelah bertemu dengan-mu hati merasa berbunga kembali, daris aat itulah aku memperhatikan dirimu ; memperhatikan tingkah laku-mu, segala aktivitas dirimu yang bisa aku lihat. Setelah cukup diriku menilai dirimu dari segala segi yang aku pantau, aku mengambil keputusan untuk tidak menjadikan dirimu pacar dan aku juga menggap diriku dibawah  kriteria-mu, walaupun begitu aku tak berpaling untuk memperhatikan dirimu, untuk menilai dirimu, aku senang jika aku melihat dirimu ; melihat dirimu tersenyum, tertawa, berjalan, berkata, dan segala sesuatu yang ada dalam dirimu, semua perilaku atau sikapmu sangat berbeda dengan wanita lain, kau sangat berbeda, mungkin karna itulah aku menyukai dirimu, tapi aku tak tahu pasti mengapa aku menyukai dirimu.
          Setelah beberapa waktu, aku tak menduga kau mulai memperhatikan diriku, itu terlihat jelas ketika kita sama-sama masuk Osis, kau mulai merayu diriku dengan ciri khas dirimu merayu semua pria yang kau rasa dia menyukai dirimu, semakin hari semakin ajum dirimu untuk merayu diriku ; memanggil-manggil diriku, ngegombalin diriku, aku semakin malu karenamu. Itu semua kau lakukan disaat orang banyak dan kau melakukannya sengaja, namun kau tak mengerti, apakah kau serius atau hanya bercanda merayu diriku seperti, setelah ku perhatikan dirimu lagi aku mendapatkan suatu sifat lagi yang baru aku temui hanya pada dirimu, yaitu : kau suka membesarkan kepala pria-pria yang kau rasa menyukai dirimu, tapi aku tak tahu apakah itu berlaku pada diriku atau tidak. Jika itu berlaku pada diriku, tak apalah yang penting aku tetap menyukai dirimu walaupun kau tak akan pernah menyukai dirimu. Tapi aku yakin kau pasti serius menyukai diriku seperti aku menyukai dirimu (semoga itu benar, Amin).
          Sarah, aku tahu dirimu tak suka kepadaku apalagi setelah aku jujur bahwa aku adalah seorang Playboy. Namun apakah kau tahu mengapa aku mengungkapkan kejujuran yang hanya dirimulah satu-satunya wanita yang aku beritahu secara langsung, aku mengungkapakan sifat negative itu karena aku ingin kau tahu segala kekurangan yang aku punya, aku berharap kau mengerti dan selalu menerima diriku dalam negative-ku dan dalam positif-ku .aku berharap kau menerima diriku yang sangat hina ini, aku sangat menginkan dirimu Sarah, bukan sekedar ingin memacari dirmu saja tapi aku ingin bersama diriku sampai akhir hayatku, selalu menemaniku, aku ingin itu. Sarah, andai saja kau tahu betapa aku menginkan dirimu. Sewaktu kau meminta diriku untuk menjadi pacarmu aku tahu kau hanya bercanda sehingga aku tak menerimanya namun jika itu serius kau katakan aku juga tak akan menerimanya, mengapa ? Karna aku tak ingin menyakiti dirmu, aku tak ingin menyelingkuhi dirimu, aku hanya ingin waktu yang tepat, kapan waktu yang tepat itu, waktu yang tepat itu adalah di saat sifat Playboy-ku bisa aku hapus dari hidupku, aku tak ingin kau menjadi korban sifat Playboy-ku, aku tak ingin Sarah. Aku menunggu waktu yang tepat itu, jika waktu itu telah tiba, aku akan meminta dirimu untuk menemani diriku sampai nafas terakhirku, aku harap kau akan menerima permintaanku kelak. Sarah aku mencintai dirimu melebihi segala yang kau tahu. Sungguh aku ingin dirimu yang akan menemani hidupku. Sarah, kumohon kau mengerti tentang segala perilaku-ku ini, inilah diriku, inilah masa remaja-ku. Aku ingin melakukan segala yang aku inginkan, yang hanya bisa dilakukan dalam masa remaja ini, tapi bukan berarti melakukan hala yang merusak diri sendiri. Aku ingin kau mengerti Sarah dan menerima aku menjadi pendamping hidupmu kelak.
          Kini walupun kau telah mengetahui tentang diriku. Kau tetap mengerti tentang itu, kau bersikap biasa, layaknya kau tak tahu diriku. Aku sengat senang, namun aku tak tahu apakah kau ingin bersama diriku lagi ? walaupun sikapmu biasa aja, mungkin didalam hatimu kau tak ingin bersama diriku. Aku tahu mengapa kau berkata seperti hari itu, kau mengatakan yang tak biasanya kepada orang yang ada disekitarmu. Biasanya kau berkata kau adalah milikmu disaat aku bersama diriku dan bersama teman-teman yang wanita, naumn ketika kita bersama teman-teman pria kau malah berkata dengan nada ketakutan bahwa aku bukanlah milikmu, walaupun itu benar namun kau tak biasanya mengatakan seperti itu. Mungkin disekitar pria yang berada disekitar kita waktu itu terdapat orang yang kau inginkanm, lalu kau takut untuk mengatakan candamu tentang kita berdua. Ya sudahlah aku mungkin tak cocok dengan dirimu. Mungkin aku bukan kriteria pria idamanmu. Namun walaupun begitu aku tetap mencintaimu dan menginginkan dirimu.
Sarah. Mengapa. Kau sangat berubah akhir-akhir ini. Kau menjauh dariku. Menghilang dariku. Kau tak menatap diriku dengan tatapan indah senyummu. Apakah ada lelaki lain yang telah mengi si hatimu. Mengapa kau begitu berbeda sarah. Apakah aku kurang bagimu. Apakah aku bersalah. Aku kira dirimu adalah tipe wanita yang menerima segala kekurangan yang sesorang miliki. Aku mungkin salah atau mungkin aku hanya salah paham saja. Semoga semua ini hanya salah paham saja. Aku berharap itu. Aku telah bermimipi kau adalah pendamping hidupku kelak. Yang akan menyeduhkan kopi disaat aku melihat anak-anak berlarian didepan kita. Aku ingin kau disana. Aku ingin dirimu. Aku percaya itu. Namun saat ini kepercayaan itu talh memudar karena tingkah lakumu. Aku merindukan dirimu yang lalu Sarah. Aku merindukan senyummu, tatapanmu, suaramu memanggil diriku dan perilaku dirimu kepadaku. Aku rindu semua itu. Kini engkau berubah. Mengahapus semua itu. Aku sangat merindukanmu Sarah. Sangat. Terimalah cintaku  kelak. I LOVE U SARAH. Semoga kau mendengarkannya.
Hati remaja memang cepat sekali berubah. Termasuk dirimu yang masih remaja. Kau tak menganggap diriku seperti dulu. Sifatmu telah berbeda. Aku tak mengerti. Sungguh aku tak mengerti. Apakah aku harus melakukan penyelidikkan lagi. Akau tak sanggup menyelidiki dirimu yang cepat berubah hati. Aku tak kuat lagi. Namun walaupun aku tak kuat, aku akan bertahan walaupun tetesan darah cintaku makin deras keluar. Aku tak peduli yang penting dirimu dating kembali padaku. Aku akan menunggu dan bertahan. Aku harapkan hanya dirimu. Hanya dirimu. Sakit memang bertahahan untuk cinta yang seperti ini. Namun aku akan mencobanya. Aku yakin dirimulah wanita yang di utus untuk menjadi tulang rusukku.
Sarah kau membuat aku bingung akan apa yang ada dalam hatimu.
Terkadang kau seperti menyukai diriku namun terkadang juga kau seperti berpura-pura menyukai diriku. Aku tak tahu harus bagaimana sekarang sarah kau telah membuat aku bingung. Aku tak pernah bertemu dengan wanita seperti dirimu sebelumnya. Kau berbeda dengan yang lain. Kau satu-satunya wanita yang telah membuat diriku sebingung ini. Aku tak mengerti isi dalam dirimu. Terkadang aku melihat bahwa kau mencintai seseorang yang lain bukan diriku, kau juga menyigapi didiku seperti aku tak ada. Kau hanya terpaksa melihat atau memanggil diriku. Aku bingung sarah aku bingung. Teteapi walaupun kau membuat aku mati bingung tak apa, aku akan berjuang hingga akhir. Aku akan bertahan untuk mencintai dirimu. Aku akan bertahan dalam bingung ini. sarah aku menunggumu.
Kau telah berkata padaku bahwa kau tak pernah suka kepada lelaki seusai kau lulus smp sampai sekarang. Berarti kau tak pernah suka dengan diriku. Tak pernah sama sekali. Kata-kata yang kau ucapkan dari mulutmu hanyalah gurauan saja. Tak ada dasar serius sama sekali. Aku tak menyangka kau begitu mahir gombal kepada setiap lelaki yang melirikmu. Aku tak tahu harus bagaimana lagi sekarang. Aku semakin bingung kau buat. Aku tetap bertahan untuk melihat dirimu dan menarik dirimu. Sampai kapanpun itu. sampai kau bisa menerima diriku. Kalau tak bisa sama sekali ya sudah aku akan menghilang dari kehidupanmu sejauh mungkin agar aku tak merasa sakit ketika melihat atau mendengarmu lagi. Aku tetap mencintaimu. Menyukai dirimu.
          sekarang kau telah menjauh dariku. Menghilang dari pandanganku. Aku tahu mengapa. Mungkin kau telah bosan melihat diriku atau mungkin kau telah mempunyai penglihatan lain. Walaupun begitu aku akan tetap mengharapkan dirimu. Saat ini belum saatnya untuk semua yang aku inginkan.

entah mengapa kini kau mulai menjauh dan menghilang dari hidupku begitupun aku. aku juga tak tahu mengapa rasa ini berbuah. terimakasih kau telah mengisi hatiku walupun sementara waktu dan memberiku kebahagiaan walaupun kau tak pernah aku milki.
aku telah bertemu dengan wanita yang lain, yang semoga bisa menggantikan dirimu.



Reza Taufan Adhitya
Juli hingga detik itu
Description: Sarah Sakina Jannati Rating: 3.5 Reviewer: Unknown ItemReviewed: Sarah Sakina Jannati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar