Sarah Sakina Jannati, sebuah anugrah dapat menemui dirimu,
Maha Besar Allah yang telah mempertemukan diriku kepada dirimu. Pertama aku
menemui dirimu disaat kau tiba-tiba muncul tepat didepanku dengan gaya khas
dirimu saat itu, ketika aku melihat dirimu berdansa di depan diriku tepat di
depan mataku dan menghadap diriku, wow its amazing, I saw ur face and ur body,
yang membuat diriku merasa sangat
berbeda, aku merasa jatuh cinta kepada dirimu atau orang bilang fall in love in
first sight ; jatuh cinta pada pandangan pertama. Saat itu kebetulan pada saat
itu aku baru-baru ditolak oleh salah satu wanita yang aku suka di kelas. Semula
hatiku baru saja layu namun setelah bertemu dengan-mu hati merasa berbunga
kembali, daris aat itulah aku memperhatikan dirimu ; memperhatikan tingkah
laku-mu, segala aktivitas dirimu yang bisa aku lihat. Setelah cukup diriku
menilai dirimu dari segala segi yang aku pantau, aku mengambil keputusan untuk
tidak menjadikan dirimu pacar dan aku juga menggap diriku dibawah kriteria-mu, walaupun begitu aku tak
berpaling untuk memperhatikan dirimu, untuk menilai dirimu, aku senang jika aku
melihat dirimu ; melihat dirimu tersenyum, tertawa, berjalan, berkata, dan
segala sesuatu yang ada dalam dirimu, semua perilaku atau sikapmu sangat berbeda
dengan wanita lain, kau sangat berbeda, mungkin karna itulah aku menyukai
dirimu, tapi aku tak tahu pasti mengapa aku menyukai dirimu.
Setelah beberapa waktu, aku tak menduga kau mulai
memperhatikan diriku, itu terlihat jelas ketika kita sama-sama masuk Osis, kau
mulai merayu diriku dengan ciri khas dirimu merayu semua pria yang kau rasa dia
menyukai dirimu, semakin hari semakin ajum dirimu untuk merayu diriku ;
memanggil-manggil diriku, ngegombalin diriku, aku semakin malu karenamu. Itu
semua kau lakukan disaat orang banyak dan kau melakukannya sengaja, namun kau
tak mengerti, apakah kau serius atau hanya bercanda merayu diriku seperti,
setelah ku perhatikan dirimu lagi aku mendapatkan suatu sifat lagi yang baru
aku temui hanya pada dirimu, yaitu : kau suka membesarkan kepala
pria-pria yang kau rasa menyukai dirimu, tapi aku tak tahu apakah itu berlaku
pada diriku atau tidak. Jika itu berlaku pada diriku, tak apalah yang penting
aku tetap menyukai dirimu walaupun kau tak akan pernah menyukai dirimu. Tapi
aku yakin kau pasti serius menyukai diriku seperti aku menyukai dirimu (semoga
itu benar, Amin).
Sarah, aku tahu dirimu tak suka kepadaku apalagi setelah
aku jujur bahwa aku adalah seorang Playboy. Namun apakah kau tahu mengapa aku
mengungkapkan kejujuran yang hanya dirimulah satu-satunya wanita yang aku
beritahu secara langsung, aku mengungkapakan sifat negative itu karena aku
ingin kau tahu segala kekurangan yang aku punya, aku berharap kau mengerti dan
selalu menerima diriku dalam negative-ku dan dalam positif-ku .aku berharap kau
menerima diriku yang sangat hina ini, aku sangat menginkan dirimu Sarah, bukan
sekedar ingin memacari dirmu saja tapi aku ingin bersama diriku sampai akhir
hayatku, selalu menemaniku, aku ingin itu. Sarah, andai saja kau tahu betapa
aku menginkan dirimu. Sewaktu kau meminta diriku untuk menjadi pacarmu aku tahu
kau hanya bercanda sehingga aku tak menerimanya namun jika itu serius kau
katakan aku juga tak akan menerimanya, mengapa ? Karna aku tak ingin menyakiti
dirmu, aku tak ingin menyelingkuhi dirimu, aku hanya ingin waktu yang tepat,
kapan waktu yang tepat itu, waktu yang tepat itu adalah di saat sifat
Playboy-ku bisa aku hapus dari hidupku, aku tak ingin kau menjadi korban sifat
Playboy-ku, aku tak ingin Sarah. Aku menunggu waktu yang tepat itu, jika waktu
itu telah tiba, aku akan meminta dirimu untuk menemani diriku sampai nafas
terakhirku, aku harap kau akan menerima permintaanku kelak. Sarah aku mencintai
dirimu melebihi segala yang kau tahu. Sungguh aku ingin dirimu yang akan
menemani hidupku. Sarah, kumohon kau mengerti tentang segala perilaku-ku ini,
inilah diriku, inilah masa remaja-ku. Aku ingin melakukan segala yang aku
inginkan, yang hanya bisa dilakukan dalam masa remaja ini, tapi bukan berarti
melakukan hala yang merusak diri sendiri. Aku ingin kau mengerti Sarah dan
menerima aku menjadi pendamping hidupmu kelak.
Kini walupun kau telah mengetahui tentang diriku. Kau tetap
mengerti tentang itu, kau bersikap biasa, layaknya kau tak tahu diriku. Aku
sengat senang, namun aku tak tahu apakah kau ingin bersama diriku lagi ?
walaupun sikapmu biasa aja, mungkin didalam hatimu kau tak ingin bersama
diriku. Aku tahu mengapa kau berkata seperti hari itu, kau mengatakan yang tak
biasanya kepada orang yang ada disekitarmu. Biasanya kau berkata kau adalah
milikmu disaat aku bersama diriku dan bersama teman-teman yang wanita, naumn
ketika kita bersama teman-teman pria kau malah berkata dengan nada ketakutan
bahwa aku bukanlah milikmu, walaupun itu benar namun kau tak biasanya mengatakan
seperti itu. Mungkin disekitar pria yang berada disekitar kita waktu itu
terdapat orang yang kau inginkanm, lalu kau takut untuk mengatakan candamu
tentang kita berdua. Ya sudahlah aku mungkin tak cocok dengan dirimu. Mungkin
aku bukan kriteria pria idamanmu. Namun walaupun begitu aku tetap mencintaimu
dan menginginkan dirimu.
Sarah.
Mengapa. Kau sangat berubah akhir-akhir ini. Kau menjauh dariku. Menghilang
dariku. Kau tak menatap diriku dengan tatapan indah senyummu. Apakah ada lelaki
lain yang telah mengi si hatimu. Mengapa kau begitu berbeda sarah. Apakah aku
kurang bagimu. Apakah aku bersalah. Aku kira dirimu adalah tipe wanita yang
menerima segala kekurangan yang sesorang miliki. Aku mungkin salah atau mungkin
aku hanya salah paham saja. Semoga semua ini hanya salah paham saja. Aku
berharap itu. Aku telah bermimipi kau adalah pendamping hidupku kelak. Yang
akan menyeduhkan kopi disaat aku melihat anak-anak berlarian didepan kita. Aku
ingin kau disana. Aku ingin dirimu. Aku percaya itu. Namun saat ini kepercayaan
itu talh memudar karena tingkah lakumu. Aku merindukan dirimu yang lalu Sarah.
Aku merindukan senyummu, tatapanmu, suaramu memanggil diriku dan perilaku
dirimu kepadaku. Aku rindu semua itu. Kini engkau berubah. Mengahapus semua
itu. Aku sangat merindukanmu Sarah. Sangat. Terimalah cintaku kelak. I LOVE U SARAH. Semoga kau
mendengarkannya.
Hati
remaja memang cepat sekali berubah. Termasuk dirimu yang masih remaja. Kau tak
menganggap diriku seperti dulu. Sifatmu telah berbeda. Aku tak mengerti.
Sungguh aku tak mengerti. Apakah aku harus melakukan penyelidikkan lagi. Akau
tak sanggup menyelidiki dirimu yang cepat berubah hati. Aku tak kuat lagi.
Namun walaupun aku tak kuat, aku akan bertahan walaupun tetesan darah cintaku
makin deras keluar. Aku tak peduli yang penting dirimu dating kembali padaku.
Aku akan menunggu dan bertahan. Aku harapkan hanya dirimu. Hanya dirimu. Sakit
memang bertahahan untuk cinta yang seperti ini. Namun aku akan mencobanya. Aku
yakin dirimulah wanita yang di utus untuk menjadi tulang rusukku.
Sarah
kau membuat aku bingung akan apa yang ada dalam hatimu.
Terkadang
kau seperti menyukai diriku namun terkadang juga kau seperti berpura-pura
menyukai diriku. Aku tak tahu harus bagaimana sekarang sarah kau telah membuat
aku bingung. Aku tak pernah bertemu dengan wanita seperti dirimu sebelumnya.
Kau berbeda dengan yang lain. Kau satu-satunya wanita yang telah membuat diriku
sebingung ini. Aku tak mengerti isi dalam dirimu. Terkadang aku melihat bahwa
kau mencintai seseorang yang lain bukan diriku, kau juga menyigapi didiku
seperti aku tak ada. Kau hanya terpaksa melihat atau memanggil diriku. Aku
bingung sarah aku bingung. Teteapi walaupun kau membuat aku mati bingung tak
apa, aku akan berjuang hingga akhir. Aku akan bertahan untuk mencintai dirimu.
Aku akan bertahan dalam bingung ini. sarah aku menunggumu.
Kau
telah berkata padaku bahwa kau tak pernah suka kepada lelaki seusai kau lulus
smp sampai sekarang. Berarti kau tak pernah suka dengan diriku. Tak pernah sama
sekali. Kata-kata yang kau ucapkan dari mulutmu hanyalah gurauan saja. Tak ada
dasar serius sama sekali. Aku tak menyangka kau begitu mahir gombal kepada
setiap lelaki yang melirikmu. Aku tak tahu harus bagaimana lagi sekarang. Aku
semakin bingung kau buat. Aku tetap bertahan untuk melihat dirimu dan menarik
dirimu. Sampai kapanpun itu. sampai kau bisa menerima diriku. Kalau tak bisa
sama sekali ya sudah aku akan menghilang dari kehidupanmu sejauh mungkin agar
aku tak merasa sakit ketika melihat atau mendengarmu lagi. Aku tetap
mencintaimu. Menyukai dirimu.
sekarang kau telah menjauh dariku. Menghilang dari pandanganku. Aku tahu mengapa. Mungkin kau telah bosan melihat diriku atau mungkin kau telah mempunyai penglihatan lain. Walaupun begitu aku akan tetap mengharapkan dirimu. Saat ini belum saatnya untuk semua yang aku inginkan.
entah mengapa kini kau mulai menjauh dan menghilang dari hidupku begitupun aku. aku juga tak tahu mengapa rasa ini berbuah. terimakasih kau telah mengisi hatiku walupun sementara waktu dan memberiku kebahagiaan walaupun kau tak pernah aku milki.
sekarang kau telah menjauh dariku. Menghilang dari pandanganku. Aku tahu mengapa. Mungkin kau telah bosan melihat diriku atau mungkin kau telah mempunyai penglihatan lain. Walaupun begitu aku akan tetap mengharapkan dirimu. Saat ini belum saatnya untuk semua yang aku inginkan.
entah mengapa kini kau mulai menjauh dan menghilang dari hidupku begitupun aku. aku juga tak tahu mengapa rasa ini berbuah. terimakasih kau telah mengisi hatiku walupun sementara waktu dan memberiku kebahagiaan walaupun kau tak pernah aku milki.
aku telah bertemu dengan wanita yang lain, yang semoga bisa menggantikan dirimu.
Reza Taufan Adhitya
Juli hingga detik itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar