...Kiky
rizki ameliya...
adalah
nama seorang perempuan yang telah aku kenal selama kurang lebih 9
tahun lamanya, ia adalah teman saat SD dulu dan sekarang pada saat
kita memasuki jenjang SMA, aku dan dia telah menjalin hubungan
kekasih. Aku tak menyangka akan bisa atau akan bertemu dengan dia dan
menjadi seorang kekasihku, tak pernah ku duga akan menjalin hubungan
dengan dia, tak pernah sekalipun dalam hidupku kecuali dulu saat aku
SD aku telah mengungkapkan perasaan suka ku kepadanya walau tak
secara langsung, itupun aku hanya bermain-main, tetapi sekrang aku
sudah beranjak dewsa, sudah berpengalaman, sudah agak mengetahui
sedikit tentang cinta. Sebenarnya pertama aku memintanya untuk menjdi
pacarku, aku hany bercanda dan hanya utnuk membahagiakan dirinya
karan saat itu kebetulan sedang Galau karena pacarnya negbosenin
baginya dan tidak terlalu memperhatikan dia. Kenapa aku bisa menjadi
pacarnya padahal hari itu dia masih berhungan dengan pacarnya saat
itu, ginilah ceritanya.
Saat itu pagi tanggal 10 juni, aku dan dia sedang chatting terus dia curhat tentang pacarnya yang agak ngebosenin dan ceritanya juga dengan kata-kata yang agak sedih, jadi aku mencoba untuk perhatian dan baik padanya agar kesedihannya bisa terhapuskan, setelah agak lama chatting, kita berhenti sejenak, lalu tak berselang beberapa lama, pada saat siang hari itu juga aku chatting lagi sama dia, saat itu dia cerita lagi tentang pacarnya bahwa dia telah memutuskan untuk berpisah dengan pacarnya, yaaaah jadinya aku lumayan sedih nedengernya, trus dia bilang di aku “sekarang aku sudah gg punya pacar lagi, brusan tha' putusin dia, tapi gg enak rasanya kalo gg ada yang panggil sayang,” nah karna aku ngersa bagaimanalah gitu, aku ngerasa kalo dia memikat aku tuk memangil dia dengan sebutan sayang, lau aku jwab dia ”ya udah kalo gitu saya aja yang panggil sayang, mw ?”, ya trus dia bilang ya” aja, ya udah wktu itu tha pnggil dia sayang. Setelah beberapa lama chatiing_an dengan panggilan sayang aku bilang sama dia “tapi gg enak kalo bilang syang tanpa setatus” trus dia bilang “bagaiman donk”, ya udah tha beraniin diri aja bilang gini “kalo gitu kmu mw gg jdi pcar aku, byar kata” sayangnya berarti” ya udah dia jwab ya” aja,,,setelah itu aku sah pacaran bersama dia, sekarang hubungan kita baru berjalan 1 bulan, dan pada waktu yang sesingkat itu aku sangat heran pada diriku sendiri, mengapa ? Karna ini adalah pertama kali aku merasa sangat sayang pada wanita, senelumnya aku tak pernah mersa sesyang ini pada wanita manapun. Aku juga salut saama dia, dia itu sangat berarti bagiku (setelah keluargaku), dia itu orangnya tegas,walupun tegas dia juga agak lembut, dia juga orangnya baik walupun sesekali dia srem banget (kalo saat marah), orangnya juga humornis dan romantis (terkadang sich), pkoknya dia lain dari pada cewek” yang telah aku kenal sebelumnya, memang dari segi luar tak seindah pacar”ku yang terdahulu (jangan tersinggung ya my) tapi dari segi dalam atau hatinya dialah wanita ketiga dalam kehidupanku setelah ibu dan nenek yang menurutku mempunyai hati terindah di dunia ini, aku bangga mempunyai pacar seperti dia, sekarang aku akan berusaha untuk mempertahankan dia, aku akan menahan sifat Playboyku, aku berharap Allah tak menggantikan dirinya di Haitku.
Saat itu pagi tanggal 10 juni, aku dan dia sedang chatting terus dia curhat tentang pacarnya yang agak ngebosenin dan ceritanya juga dengan kata-kata yang agak sedih, jadi aku mencoba untuk perhatian dan baik padanya agar kesedihannya bisa terhapuskan, setelah agak lama chatting, kita berhenti sejenak, lalu tak berselang beberapa lama, pada saat siang hari itu juga aku chatting lagi sama dia, saat itu dia cerita lagi tentang pacarnya bahwa dia telah memutuskan untuk berpisah dengan pacarnya, yaaaah jadinya aku lumayan sedih nedengernya, trus dia bilang di aku “sekarang aku sudah gg punya pacar lagi, brusan tha' putusin dia, tapi gg enak rasanya kalo gg ada yang panggil sayang,” nah karna aku ngersa bagaimanalah gitu, aku ngerasa kalo dia memikat aku tuk memangil dia dengan sebutan sayang, lau aku jwab dia ”ya udah kalo gitu saya aja yang panggil sayang, mw ?”, ya trus dia bilang ya” aja, ya udah wktu itu tha pnggil dia sayang. Setelah beberapa lama chatiing_an dengan panggilan sayang aku bilang sama dia “tapi gg enak kalo bilang syang tanpa setatus” trus dia bilang “bagaiman donk”, ya udah tha beraniin diri aja bilang gini “kalo gitu kmu mw gg jdi pcar aku, byar kata” sayangnya berarti” ya udah dia jwab ya” aja,,,setelah itu aku sah pacaran bersama dia, sekarang hubungan kita baru berjalan 1 bulan, dan pada waktu yang sesingkat itu aku sangat heran pada diriku sendiri, mengapa ? Karna ini adalah pertama kali aku merasa sangat sayang pada wanita, senelumnya aku tak pernah mersa sesyang ini pada wanita manapun. Aku juga salut saama dia, dia itu sangat berarti bagiku (setelah keluargaku), dia itu orangnya tegas,walupun tegas dia juga agak lembut, dia juga orangnya baik walupun sesekali dia srem banget (kalo saat marah), orangnya juga humornis dan romantis (terkadang sich), pkoknya dia lain dari pada cewek” yang telah aku kenal sebelumnya, memang dari segi luar tak seindah pacar”ku yang terdahulu (jangan tersinggung ya my) tapi dari segi dalam atau hatinya dialah wanita ketiga dalam kehidupanku setelah ibu dan nenek yang menurutku mempunyai hati terindah di dunia ini, aku bangga mempunyai pacar seperti dia, sekarang aku akan berusaha untuk mempertahankan dia, aku akan menahan sifat Playboyku, aku berharap Allah tak menggantikan dirinya di Haitku.
AMIN...........
waktu
terus berjalan, sudah sebulan berlalu hubungan cinta kita tak
bertahan lama,,,
saaat
ini aku pergi meninggalakan diriku, kau ingkari janji kita untuk
selalu bersama,,,
kata-kata
cinta yang telah kau ungkapkan kepadaku hanya sebuah kata semu yang
tak berarti apapun bagi dirimu, kau hanya mengatakannya dengan
kebohongan belaka,,,
aku
tak menyangka ini semua terjadi aku tak menyangka kau meninggalkan
aku,,
aku
tak tau mengapa kau pergi tinggalkan aku, kau pergi dengan janjimu
yang telah kau ingkari, kau pergi tanpa sebab yang pasti jua, sungguh
aku tak mengerti apa yang kau katakan padaku terakhir kali, mengapa
kau katakan kata PUTUS diantara kita, aku tak mengerti,,,
aku
kira semua yang kau katakan tentang kata putus itu hanya gurauanmu
semata yang seperti kau sering lakukan kepadaku agar aku bisa
menancapkan cintaku dalam hatimu sedalam-dalamnya, tapi ternyata kau
sungguh serius ingin berpisah denganku,,,
aku
tak bisa berkata-kata lagi setelah kau menggertakku beberapa kali
agar aku menjauh darimu, hilang sudah harapanku yang telah lama aku
dambakan agar aku bisa tetap bersama dirimu sepanjang hidupku, aku
tak bisa memintamu kembali kepadaku lagi jika kau telah menghilang
dari penglihatanku, aku hanya bisa berdo'a kepada Sang Ilahi agar
kita dipertemukan kembali dalam ikatan cinta Abadi,,,
aku
hanya dapat berpesan kepadamu agar kau tak menjadi seperti bunga yang
tumbuh di tepi jalan yang semua orang dapat memetiknya tetapi
menjadilah seperti bunga yang tumbuh di puncak gunung tertinggi
sehingga hanya lelaki sejatilah yang dapat mememti nya, aku harap kau
tak menjadi wanita yang tak karuan hidupnya, yang berhura-hura dalam
kegelapan malam, walaupun dalam hidupmu banyak yang tak kau inginkan,
walaupun dalam hidup keluargamu kamulah yang menjadi sasaran amarah
Orang tua, walaupun masalah-masalah dalam hidup ini membuatmu
berpesta pora, jangan sampai kau terjerumus dalam hidup yang seperti
itu, berdo'alah kepada Allah yang Maha Pengasih, Maha Pengampun dan
Maha Pemberi, Ia selalu ada disamping dirimu, berlindunglah dari
kehidupan setan diluar sana, tetaplah tuk berpenggang tegguh dalam
kebaikan dan Agama, jika kau tetap berpenggang teguh kepada Agamamu,
InsyaAllah Allah akan memberikan yang terbaik bagimu, Allah itu
Adil,,,
kiki,,,sungguh
aku tak bisa melupakan dirimu, dirimu telah terukir abadi dalam
hatiku,,,
aku
selalu mencoba untuk melakukan yang terbaik bagimu, telah puluhan
kali aku kena Omelan Orang tuaku, demi kamu apapun akan aku lakukan,
tetapi mengapa kau meninggalkan diriku, pergi menjauh dari hidupku,
mengapa,,,,???
lebih
parahnya lagi kau mencoba bersembunyi kepadaku, aku mencoba untuk
menghubungi dirimu tapi kau dengan sekejap mengganti nomer Hpmu dan
tak menghubungiku lagi, apa salahku sehingga kau begitu ingin pergi
meninggalkan diriku, apa aku membosankan bagi dirimu, atau aku
menyakitkan bagimu, atau mungkin aku tak seperti Pria idamanmu,,
kau
katakan kepadaku semua ini karena orang tuamu yang melarangmu untuk
bersama diriku,,, ya sudahlah aku mengerti,,tetapi jangan kau
menghilang dari kehidupanku,,,
kumohon
berikan aku kesempatan untuk menjadi teman dekatmu yang selalu dapat
berhubungan denganmu dan selalu memperhatikan dirimu, di saat kau
sehat maupun sakit,,
aku
tau semua ini adalah rencana Sang Kuasa dan aku percaya semua ini
akan indah pada waktunya nanti,,,
AMIN....
apakah
kau telah berbohong padaku tentang segala kata cintamu atau tentang
alasanmu untuk mengakhiri hubungan kita, aku tak mengerti. Tetapi ya
sudahlah aku mengerti akan dirimu yang telah memberikan hatimu pada
seorang lelaki lain, yang lebih dariku,,Sekarang aku tak bisa
mengungkapkan cintaku padamu karena kau takkan pernah menerimanya
lagi,,
Aku
hanya bisa berdo'a agar kau bahagia lebih dari kebahagian yang telah
aku berikan padamu dulu,,,
sungguh
sakit hati ini menerima kepahitan cinta yang telah aku terima tak
lama sebelum ini,,,
Ya
Allah,,apakah aku ditakdirkan untuk hidup sendiri atau untuk
mengganggu kehidupan orang saja,,,
Sudahlah
aku berserah diri pada-Mu dan takkan pernah lagi merasakan cinta
seorang wanita selama waktuku belum datang untuk bisa mendapatkan
cinta sejati yang telah Kau tentukan,,,
Aku
akan mencoba untuk melupakan dirimu walaupun hati ini perih terasa
melupakan sosok dirimu, sakit yang aku rasakan sekarang semoga
menjadi kebahagian bagimu dan Ukiran namamu takkan pernah sirna dalam
hatiku sepanjang hidupku,,,
Semoga
kau bahagia bersama kekasih barumu...
mungkin
aku salah menyangka dirimu saat ini, kau tak pergi karna sang pria
lain, kau pergi karena larangan orang tuamu, aku mengerti sekarang,
kau masih mencintai diriku dan tetap menyayangi diriku,,,
terimakasih
kau memberikan kesempatan bagiku lagi agar bisa bersamamu lagi,
walaupun hubungan kita tertutupi agar orang ruamu tak mengetahui ini
semua, walaupun kita takkan pernah bertemu aku akan selalu berada
dalam hatimu sampai kapanpun kau memberikan aku tempat,,,
aku
sangat bahagia berhubungan denganmu lagi dalam kisah cinta sederhana
yang kita rancang bersama dengan benang-benang jiwa dan jarum
kehidupan,,,
aku
harapkan kau tak pergi lagi dariku dan menghilang dari pandanganku,,,
I
still love you Kiky....
mengapa
kau seperti ini sekarang, setalah kau memberikan aku tempat di hatimu
kau menghilang dari penglihatanku, kau tak pernah membalas pesanku
dan tak pernah menerima telfonku,,,
apa
yang terjadi padamu, apakah kau tak menyayangiku lagi atau tak
mencintaiku lagi,,,
kau
terpaksa berhubungan denganku lagi ya ? Atau kau ingin menghilang
dari kehidupanku tapi kau tak bisa lalu kau menghilang tanpa jejak
tanpa pemberittahuan kepadaku sebelumnya, aku tak mengerti dirimu
sekarang, apa yang kau inginkan, aku ingin kau jujur padaku tapi kau
tak pernah jujur padaku, kau selallu terpaksa mengatakan segala
keinginanku apa kau ingin aku menderita sehingga kau terpaksa
mengatakan sebuah kebahagian padaku padahalnya kau tak ingin
mengatakannya,,,
kau
tak perlu mengasihaniku, aku tak perlu mendapat kerperdulianmu yang
kotor,,,
seandainya
kau mengatakan yang sesungguhnya aku takkan sekecewa ini, seandainya
aku tau semua ini sebelumnya aku takkan pernah bertekuk lutut di
hadapanmu untuk mendapatkan cintamu, aku takkan pernah melakukannya
jika kau tau kau terpaksa melakukannya, kau terpaksa untuk mengatakan
“aku cinta kamu” kau tak perlu melakukannya, aku sekarang
mengerti semua tentang dirimu,,,
okay
jika kamu ingin menghindar dariku, aku takkan menghalangi jalanmu,
aku takkkan mengganggu dirimu lagi, msich banyak butiran cinta yang
akan aku tanamkan dalam lubang hatiku dan aku rawat hingga tercipta
kebahagian sejati yang aku dambakan dalam hidupku,,,
terima
kasih kau telah menerangi ruang kegelapan dalam istana jiwaku...
I
still love you although you has gone from my heart ….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar